DSC · radiologi dental · Uncategorized

Film yang Digunakan di Dalam Dental Radiography

Intraoral film (film diletakkan di dalam mulut)

film yang biasanya digunakan dalam radiografi dental intra oral ada 4 yaitu:

a. Nomor 1 atau standar film

Film ini digunakan untuk pemeriksaan rutin intraoral roentgenografik. Lebarnya cukup untuk memperlihatkan 3 (tiga) gigi. Hasil yang didapat dengan film ini adalah seksama (accurate), sebab dapat diadaptasikan lagsung pada regio yang akan disinari dan sinar-x dapat diarahkan secara benar pada regio yang sama. Dengan film ini dapat diperoleh detail yang baik, kontras dan proyeksi yang benar dari panjangnya akar. Film dapat single atau double di dalam bungkus film.

b. Nomor 2 atau film anak-anak

Ini lebih kecil daripada standard film dan biasanya dibuat 2 (dua) tipe: radiatized atau medium dan ultra-speed. Kebanyakan digunakan untuk anak-anak dan untuk dewasa yang mudah muntah, dan pada kasus-kasus lain bilamana standard film terlalu besar. Film ini digunakan seperti standard intraoral film.

c. Bite-wing film

Ada tiga ukuran yaitu nomor 1 atau kecil, untuk gigi-gigi anterior, nomor 2 untuk gigi-gigi premolaris atau molaris, nomor 3 untuk gigi-gigi premolaris dan molaris. Film ini mempunyai suatu cuping pada sumbunya pada mana gigi-gigi atas dan bawah mengatup. Standard film atau film anak-anak dapat dibuat bite-wing film dengan melekatkan label penunjuk pada sumbu film. Pegangan kertas khusus juga tersedia dengan suatu lubang ke dalam mana regular film dapat dimasukkan. Karena sebagian film terletak pada gigi-gigi atas dan sebagian gigi-gigi bawah, suatu pandangan (gambaran) dari mahkota-mahkota gigi atas dan bawah terlihat pada satu film. Apices gigi-gigi tidak terlihat.

Bite-wing film digunakan untuk:

    1. Melihat proximal caries
    2. Melihat perluasan penetrasi caries ke arah pulpa
    3. Pemeriksaan ruang pulpa
    4. Pemeriksaan pada tepi-tepi gusi dari tumpatan-tumpatan approximal
    5. Pemeriksaan perubahan awal periodontal dari puncak alveolaris
    6. Penentuan hubungan dari benih-benih gigi permanent terhadap gigi-gigi decidui

Bite-wing film khususnya berguna di dalam suatu check-up yang periodik dari gigi-gigi untuk melihat caries-caries baru dan perubahan awal periodontal.

d. Occlusal film

Ini dibuat hanya dalam ultra-speed. Film mempunyai selubung emulsi pada kedua sisi, dengan suatu embossed dot di salah satu sudut film. Sisi cekung dari dot ini menunjukkan sisi pembacaan. Semua occlusal film mempunyai dua film di dalam bungkus. Bil afilm digunakan dengan intraoral intensifying screen, timah leter “R” dan “L” ditempatkan salah satu sudut sisi penyinaran dari cassette dengan adhesive plaster untuk menunjukkan sisi kanan dan sisi kiri dari regio yang disinari.

Occlusal film dapat digunakan untuk dua maksud yang berbeda:

  1. Suatu topographic view atau bird’s eye view, digunakan untuk:
    1. Mendapatkan gambaran yang luas dengan panjang akar dari beberapa gigi-gigi
    2. Gambaran area luas yang terlibat pathologis
    3. Mengetahui lokasi dan perluasan fracture
    4. Mengetahui impaksi atau gigi-gigi supernumerary
    5. Pemeriksaan yang luas dari maxilla dan mandibula
  2. Suatu cross-sectional view, digunakan untuk:
    1. Menentukan lokasi sisa-sisa akar atau impaksi, gigi-gigi supernumerary dan gigi-gigi tidak erupsi
    2. Menentukan lokasi benda-benda asing
    3. Menentukan lokasi batu-batu di dalam ductus glandula (saluran kelenjar) mandibula
    4. Menentukan hubungan buccolingual dari kondisi-kondisi pathologis
    5. Menentukan hubungan yang benar dari fracture maxilla dan mandibula

Untuk suatu cross-sectional view dari rahang atas harus digunakan intraoral cassette dengan intensifying screen dan ultra-speed occlusal film.

Extraoral film (film diletakkan di luar mulut)

Ukuran-ukuran yang digunakan adalah 5 x 7 inci dan 8 x 10 inci. Film-film ini dapat digunakan dengan atau tanpa intensifying screen, tergantung pada regio yang akan disinari (diinginkan gambarnya). Mempunyai selubung emulsi pada kedua sisi film, oleh karena itu suatu tanda timah “R” atau “L” harus digunakan untuk menunjukkan sisi kanan atau sisi kiri. Tanda ini diletakkan pada sisi penyinaran dari film holder atau cassette.

Ekstraoral film digunakan untuk:

  1. Pasien-pasien yang tidak dapat membuka mulutnya secara cukup untuk masuknya intraoral film
  2. Gambaran-gambaran luas dari area pathologis
  3. Gambaran-gambaran besar dari gigi-gigi tidak erupsi, gigi-gigi impaksi dan gigi-gigi supernumerary
  4. Gambaran umum dari mandibula dan maxilla, khususnya area-area yang tidak dapat terlihat pada intraoral film
  5. Gambaran-gambaran fracture dari rahang dan untuk menentukan lokasi benda-benda asing
  6. Gambaran-gambaran umum dari tulang-tulang dan jaringan-jaringan muka, tengkorak dan sinur-sinus
  7. Gambaran-gambaran dari articulatio temporomandibulare

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s